Kamis, 15 Juni 2017

SOP dan TIPS AMAN BERMAIN FLYINGFOX

Flyingfox panjang
FLYINGFOX BERPASANGAN

Tips aman bermain flying fox:

  1. Perhatikan konstruksi dari lokasi start dan finish permainan flying fox tersebut, dimana konstruksi paling ideal terbuat dari konstruksi besi yang memiliki 4 tiang penyanggah dan masing-masing dilengkapi dengan tension (penarik/ penyeimbang kekuatan bangunan konstruksi baja tersebut.
  2. Arena flying fox yang aman memiliki dermaga (platform) lokasi start dan finish yang cukup luas untuk mengatur antrian pemain. Terdapat batas yang tegas dan jelas antara area antri dengan area luncur (safety zone).
  3. Ketika pemain sudah berada di dalam area antri, operator bergerak memasangkan Alat Pelindung Diri (APD) yang berupa pengaman tubuh (sit harness atau full body harness) dan pengaman kepala (safety helmet), serta jika dibutuhkan dipasangkan juga pengaman tangan (gloves).
  4. Kemudian saat pemain memasuki area luncur (safety zone), maka SOP yang wajib dilakukan oleh para operator adalah memasangkan tali pengaman (life line) yang tercantol ke pengaman tubuh (sit harness/full body harness) disusul dengan tali luncur (cowstail/connector rope). Life line akan dilepas jika pemain sudah siap meluncur.
  5. Tali baja (wire rope) yang digunakan untuk lintasan terdiri dari 2 (dua), lintasan yang pertama berupa lintasan utama (main lines) dan kedua didekasikan untuk lintasan pengaman (safety lines) disampingnya/diatasnya. Hal ini untuk mencegah/mengantisipasi jika terjadi free fall yaitu pemain terjatuh bebas karena suatu hal, masih terdapat 1 tali yang menyelamatkan.
  6. Ketika sudah sampai di lokasi finish, operator akan memasangkan kembali tali pengaman (life line) yang dicantolkan pada pengaman tubuh (sit harness/full body harness), sebelum melepas seluruh rangkaian alat pelindung diri.
  7. Roda gantung (pulley) yang digunakan untuk meluncur, idealnya menggunakan jenis 2 (dua) roda (tandem) dan terdapat kaitan/lubang (attachment) dibagian atasnya yang berfungsi sebagai koneksi antara lintasan utama (main lines) dengan lintasan pengaman (safety lines).
  8. Perhatikan pula sistem pemberhentian (stopper system/belay system) yang digunakan. Sistem pemberhentian ini digunakan untuk mengontrol laju luncuran dan memberhentikannya. Pada dasarnya ada 2 (dua) macam cara/sistem yang dapat digunakan, yaitu pemberhentian dilakukan dari atas (top belay). Pada sistem ini laju luncuran dapat diatur sedemikian rupa oleh operator. Dan yang kedua adalah pemberhentian dilakukan dari bawah (down belay). Dengan sistem ini pemain akan dibiarkan meluncur, sebelum akhirnya dititik tertentu luncuran akan diberhentikan secara perlahan sampai menuju lokasi finish. Kedua sistem tersebut sama baiknya, tentunya pengelola memperhatikan beberapa faktor terkait lahan bermain (venue) yang menentukan untuk menggunakan sistem pemberhentian.
  9. Penguna/pemaian harus mendengarkan instuksi dari oprator.
  10. Insyaallah aman jika di patuhi

Bagikan

Jangan lewatkan

SOP dan TIPS AMAN BERMAIN FLYINGFOX
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

1 komentar:

Tulis komentar
avatar
27 Oktober 2017 02.41

Great information. Lucky me I ran across your blog by accident (stumbleupon). I've book-marked it for later! capitalone.com login

Reply